Nasional

Timur Tengah Memanas, Erick Thohir Evaluasi Lawan Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday November

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, federasi masih mengevaluasi rencana pertandingan tandang timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026. Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah menjadi pertimbangan...

13 Oktober 2026, pukul 10:09 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, federasi masih mengevaluasi rencana pertandingan tandang timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026. Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah menjadi pertimbangan utama setelah sejumlah negara sebelumnya menyepakati pertandingan persiapan menghadapi Piala Asia pada Januari mendatang.

Erick mengatakan, PSSI telah menjalin kesepakatan dengan beberapa negara di kawasan tersebut (salah satunya Yordania, Red). Namun, perkembangan situasi keamanan membuat federasi perlu memastikan kembali apakah pertandingan dapat berlangsung sesuai rencana.

Baca Juga

“Sebenarnya, kami sudah memiliki kesepakatan dengan beberapa negara Timur Tengah untuk pertandingan persiapan menghadapi Piala Asia pada Januari. Namun, kondisi di Timur Tengah saat ini cukup memprihatinkan, terutama dari sisi keamanan. Keselamatan pelatih dan pemain kita menjadi prioritas,” kata Erick dalam konferensi pers di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Erick menjelaskan, PSSI akan menghubungi negara-negara yang sebelumnya telah menyepakati pertandingan dalam satu hingga dua hari ke depan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh kepastian mengenai kondisi keamanan dan kemungkinan pelaksanaan laga.

Menurut dia, keputusan selanjutnya akan bergantung pada situasi di negara calon lawan. Apabila pihak tuan rumah tidak dapat menjamin keamanan, PSSI harus mempertimbangkan alternatif lain.

“Kalau kondisinya ternyata tidak kondusif, terpaksa kami harus mencari lawan tanding lain di negara lain,” ujarnya.

Erick mengakui, waktu persiapan yang tersisa relatif singkat. Dengan agenda pertandingan yang direncanakan berlangsung sekitar satu bulan lagi, perubahan lawan maupun lokasi akan menjadi tantangan tersendiri bagi tim nasional.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa aspek keselamatan tidak dapat dikompromikan demi memenuhi agenda pertandingan.

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait