REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Tourism Selangor, Malaysia, memperkuat promosi wisata medis bagi wisatawan Indonesia melalui konsep Heal & Explore Selangor. Inisiatif ini menggabungkan layanan kesehatan dengan pengalaman wisata budaya, kuliner, alam, dan rekreasi untuk memperluas daya tarik Selangor sebagai destinasi perjalanan.
Promosi tersebut diperkenalkan melalui partisipasi Tourism Selangor dalam Malaysia Healthcare Expo (MHX) Indonesia 2026 yang berlangsung pada 15–18 Oktober 2026 di Central Park Mall, Jakarta. Pameran yang diselenggarakan Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) itu menjadi salah satu wadah untuk memperkenalkan layanan kesehatan Malaysia kepada masyarakat Indonesia. Pameran ini juga dihadiri oleh banyak pengunjung dari berbagai daerah.
Baca Juga- Sutradara Iran Majid Majidi Kecam Serangan AS di Festival Film Busan
- Bank Mandiri Luncurkan Layanan ATM Emas
- Airlangga Heran dengan MSCI, Kenapa tak Bicara Soal Penurunan Level Bursa Saat Bertemu Kemarin
Melalui inisiatif MedTravel Selangor: Heal & Explore, Tourism Selangor menampilkan ekosistem wisata medis yang menghubungkan fasilitas kesehatan, akomodasi, transportasi, dan berbagai destinasi wisata. Integrasi layanan ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para pelancong.
Lokasi Selangor yang mengelilingi sebagian wilayah Kuala Lumpur turut menjadi keunggulan dari sisi aksesibilitas. Wisatawan dari Indonesia dapat melakukan perjalanan melalui Kuala Lumpur International Airport (KLIA), KLIA Terminal 2 (KLIA2), atau Subang SkyPark Airport untuk menjangkau rumah sakit, hotel, dan destinasi wisata di wilayah tersebut.
Data Tourism Selangor menunjukkan, Indonesia menjadi negara asal wisatawan mancanegara terbesar ketiga ke Selangor hingga Maret 2025, dengan kontribusi 6 persen dari total kunjungan wisatawan internasional. Indonesia berada di bawah China yang menyumbang 19 persen dan Singapura sebesar 12 persen.
Secara keseluruhan, Selangor mencatat 1,77 juta kunjungan wisatawan hingga Maret 2025, atau sekitar 22 persen dari target tahunan sebanyak 8 juta kunjungan. Sebanyak 28 persen kunjungan berasal dari wisatawan mancanegara, sedangkan 72 persen lainnya merupakan wisatawan domestik. Pada tahun yang sama, Selangor menargetkan penerimaan sektor pariwisata sebesar 11,2 miliar ringgit Malaysia.
Sementara itu, berdasarkan Survei Pariwisata Domestik 2025 yang dirilis Departemen Statistik Malaysia (DOSM), Selangor mencatat 36,4 juta kunjungan wisatawan domestik sepanjang 2025. Capaian tersebut mempertahankan posisi Selangor sebagai negara bagian yang paling banyak dikunjungi di Malaysia.
Dalam promosi Heal & Explore Selangor, sejumlah institusi kesehatan dan mitra strategis turut diperkenalkan, antara lain Sunway Medical Centre, Subang Jaya Medical Centre (SJMC), Thomson Hospital Kota Damansara, KPJ Damansara Specialist Hospital, Avisena Specialist Hospital, Ara Damansara Medical Centre, Columbia Asia Hospitals, KPJ Klang Specialist Hospital, serta Selgate Healthcare. Kehadiran berbagai fasilitas medis ini memperkuat posisi Selangor sebagai pusat rujukan kesehatan regional.
“Rumah sakit dan penyedia layanan kesehatan tersebut menawarkan berbagai keahlian medis seperti pemeriksaan kesehatan menyeluruh, kardiologi, onkologi, ortopedi, gastroenterologi, fertilitas dan IVF, yang didukung oleh teknologi medis modern serta tenaga spesialis berpengalaman,” ujar Ahmad Nazri Tashriq bin Rahmat, Corporate Communication, Tourism Selangor.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika