JAKARTA -- Turki memandang Indonesia sebagai salah satu mitra penting untuk memperkuat kerja sama negara-negara Asia dalam merespons persoalan global, termasuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Kerja sama dengan Indonesia dinilai penting di tengah sorotan terhadap efektivitas tatanan internasional dalam menangani berbagai konflik global.
Atase Pendidikan Kedutaan Besar Turki di Jakarta, Selman Ozdan, mengatakan hukum internasional yang berdiri di atas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejatinya tetap berfungsi.
Baca Juga- Pertumbuhan Laba BTPN Syariah Ditopang Kualitas Pembiayaan Yang Sehat
- Jajal Jembatan Baru, Kim Jong-un Kunjungi Dandong, China
- Drone Rusia Melonjak dari 450 ke 2.850 dalam Dua Bulan, Ukraina Andalkan Meriam F-16
Namun, penerapan hukum itu tidak selalu berjalan sesuai diharapkan. Karena itu, muncul berbagai pertanyaan mengenai efektivitas hukum internasional ketika berbagai konflik dan pelanggaran HAM terus terjadi, khususnya di Gaza, Palestina.
“Hukum internasional memang berfungsi, tetapi terkadang berada di tangan yang buruk, terkadang di tangan yang baik,” kata dia dalam sebuah seminar di Pusat Kebudayaan Turki, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (24/10/2026).
Ozdan juga menyoroti peran Dewan Keamanan PBB dalam menghadapi sejumlah masalah di berbagai belahan dunia. Menurut dia, mekanisme internasional perlu memberi ruang lebih besar bagi negara-negara di luar barat, khususnya negara-negara Asia.
Karena itu, muncul gagasan mengenai pembentukan model PBB yang lebih modular. Dengan begitu, kerja sama internasional dapat berjalan lebih efektif dengan melibatkan negara-negara dari berbagai kawasan. “Jika Anda menciptakan PBB yang modular, itu bisa berfungsi,” kata dia.
Dalam konteks tersebut, Ozdan menilai Indonesia menjadi salah satu mitra penting Turki. Pasalnya, saat ini Turki ingin meningkatkan kemitraan dengan negara-negara di Asia Tenggara.
Kerja sama itu tidak hanya didasari oleh kesamaan nilai, melainkan juga melalui kerja sama politik untuk menghadapi berbagai persoalan bersama.
Lihat postingan ini di Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika