REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA– UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menerima penghargaan kategori Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik dalam ajang Grand Baznas Awards 2026.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bertema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak” di Ballroom Hotel Grand Mercure Kemayoran, Kamis (15/10/2026).
Baca Juga- 6 Sifat dan Amalan yang Pelakunya Dijanjikan Surga Oleh Allah SWT, Tetapi dengan Syarat..
- 6 Sifat Malaikat Jibril Ini Bantah Anggapan Kafir Quraisy tentang Kepalsuan Alquran
- 12 Kisah Singkat Ini Ungkap Cara Umar Bin Khattab Jauhkan Kepentingan Keluarga dari Kekuasaan
Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Jakarta, Prof Ahmad Tholabi, yang mewakili universitas menerima penghargaan tersebut, menyampaikan bahwa apresiasi dari Baznas menjadi pengakuan sekaligus motivasi bagi UIN Jakarta untuk terus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ekosistem zakat nasional.
Dia mengatakan, penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi UIN Jakarta untuk terus memperkuat dukungan terhadap gerakan zakat.
“Kami memandang zakat bukan hanya sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan memberdayakan masyarakat,” katanya kepada media di Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Menurut Prof Tholabi, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun literasi zakat melalui pendidikan dan pengembangan keilmuan, sekaligus mendorong pemanfaatan hasil riset untuk mendukung pengelolaan zakat yang efektif dan berdampak. Karena itu, sinergi antara UIN Jakarta, BA, dan berbagai pemangku kepentingan perlu terus diperkuat.
Di lokasi terpisah, Rektor UIN Jakarta, Prof Asep Saepudin Jahar, menyampaikan apresiasi kepada Baznas atas penghargaan tersebut.
Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi bagi UIN Jakarta untuk terus memperkuat dukungan terhadap pengelolaan zakat serta memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat.
“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan sekaligus amanah bagi kami untuk terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pengelolaan zakat yang produktif, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Prof Asep.
Dia menegaskan, zakat memiliki potensi strategis yang tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kewajiban keagamaan, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kesejahteraan, memperkuat kemandirian ekonomi, dan memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan.
Dia menyatakan UIN Jakarta berkomitmen untuk terus memperkuat dukungan terhadap gerakan zakat melalui kolaborasi denganBaznasdan berbagai pemangku kepentingan.
Pihaknya berharap zakat tidak hanya menjadi instrumen penghimpunan dan penyaluran dana, tetapi juga mampu mendorong pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan memperluas kesempatan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Rektor Asep Jahar juga berharap sinergi antara perguruan tinggi danBaznasdapat terus dikembangkan melalui pendidikan, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika