Nasional

Wajib Halal Berlaku Ahad, Konsumen akan Lebih Peduli Soal Kehalalan Produk

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sejumlah konsumen mengaku belum mengetahui kebijakan Wajib Halal Oktober yang berlaku mulai Ahad (18/10/2026). Meski demikian, mereka memiliki pandangan berbeda dalam menyikapi produk yang belum memiliki label...

16 Oktober 2026, pukul 10:26 WIB · dibaca 1 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sejumlah konsumen mengaku belum mengetahui kebijakan Wajib Halal Oktober yang berlaku mulai Ahad (18/10/2026). Meski demikian, mereka memiliki pandangan berbeda dalam menyikapi produk yang belum memiliki label halal, mulai berencana lebih teliti hingga memilih tidak membelinya.

Muhammad Sudrajat, seorang pekerja swasta, mengaku baru mengetahui kebijakan tersebut saat ditemui oleh Republika. Selama ini, dia tidak selalu memeriksa lebel halal ketika membeli makanan atau produk sehari hari.

Baca Juga

Menurut dia, kebijakan tersebut bergantung pada jenis produk yang dibeli. Untuk makanan yang sudah rutin dikonsumsi bersama keluarga, dia cenderung tidak melakukan pemeriksaan secara terperinci. Meski demikian, untuk produk baru, dia mengaku perlu mencari tahu lebih jauh mengenai kehalalannya.

“Kalau yang baru pertama kali dimakan, perlu dicek agak detail tingkat kehalalannya. Kalau saya tahu ada kebijakan seperti ini, mungkin saya akan lebih teliti. Kasihan juga anak dan istri kalau kita tidak memperhatikan makanan yang dikonsumsi,”kata Sudrajat.

Dia menilai kebijakan Wajib Halal Oktober dapat membuat masyarakat lebih peduli terhadap produk yang dibeli. Menurut dia, konsumen menjadi lebih berhati hati dalam menentukan makanan yang dikonsumsi bersama keluarga.

Meski demikian, Sudrajat menilai kebijakan tersebut juga berpotensi menambah waktu yang dibutuhkan konsumen untuk memeriksa produk.

“Bagusnya, kita jadi lebih sadar dan peduli dengan barang yang dibeli. Kita jadi tahu mana yang sebaiknya dikonsumsi dan mana yang tidak. Tapi minusnya, mungkin jadi agak ribet karena perlu waktu tambahan untuk mengecek produk yang biasanya kita konsumsi sehari hari,”ujar dia.

Pelanggan melintas di dekat Logo Halal di Sebuah Restoran Cepat Saji, Jakarta. - (Republika/Prayogi)

 

 

 

 

 

Loading... sumber : Mg-167
Lihat di situs asli

Berita terkait