Nasional

Wali Kota Singkawang Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Daerah

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKAYANG, – Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam melestarikan dan mengembangkan kebudayaan daerah. Ajakan ini disampaikan agar tradisi serta kearifan...

15 Oktober 2026, pukul 18:15 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKAYANG, – Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam melestarikan dan mengembangkan kebudayaan daerah. Ajakan ini disampaikan agar tradisi serta kearifan lokal tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi penerus.

“Kebudayaan bukan hanya urusan pemerintah, bukan pula hanya tanggung jawab seniman dan budayawan. Kebudayaan adalah milik bersama dan tanggung jawab bersama,” tegas Tjhai saat membuka Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kota Singkawang 2026, Kamis.

Menurutnya, upaya pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan lintas sektor. Pihak-pihak yang dimaksud meliputi pemerintah, dunia pendidikan, seniman, budayawan, tokoh adat, serta masyarakat yang menjaga tradisi dalam kehidupan sehari-hari.

Peran Strategis Pemerintah dan Lembaga Pendidikan

Pemerintah daerah, dijelaskan Tjhai, memiliki peran vital dalam menyusun kebijakan dan menyediakan ruang ekspresi. Selain itu, pemerintah juga bertugas memperkuat ekosistem kebudayaan serta mendukung dan melindungi para pelaku budaya.

Di sisi lain, lembaga pendidikan, maestro seni, dan tokoh adat perlu berkolaborasi secara erat. Kolaborasi ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda agar warisan leluhur tetap dipraktikkan, bukan sekadar dikenang.

Tjhai menegaskan bahwa Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) merupakan ruang strategis bagi pelaku seni, pelajar, dan masyarakat. Dalam ruang ini, mereka dapat berpartisipasi sebagai pelaku, pencipta, inovator, dan penerus kebudayaan, bukan sekadar menjadi penonton.

“Nilai-nilai kearifan lokal perlu terus dihidupkan agar kebudayaan menjadi bagian penting dari agenda pembangunan Kota Singkawang sekaligus menjaga keberagaman identitas, tradisi, komunitas, dan ekspresi budaya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan bahwa selain melestarikan tradisi, pemerintah kota ingin memastikan objek pemajuan kebudayaan dan cagar budaya peninggalan leluhur tetap dikenal, dicintai, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Tjhai Chui Mie memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan PKD sebagai agenda kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan budaya daerah.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Lihat di situs asli

Berita terkait