REPUBLIKA.CO.ID, TRENGGALEK, – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong percepatan pembangunan kawasan pesisir selatan Trenggalek melalui penguatan konektivitas Jalur Pantai Selatan (Pansela). Langkah ini dinilai krusial untuk membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Pernyataan tersebut disampaikan Emil saat menghadiri puncak peringatan Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek di Trenggalek, Jawa Timur, Senin. Ia menekankan bahwa perkembangan daerah harus mampu menciptakan lebih banyak kesempatan bagi generasi muda untuk berkarya tanpa harus merantau jauh.
Emil, yang pernah menjabat sebagai Bupati Trenggalek, mengatakan bahwa fokus pembangunan tidak boleh hanya terpusat di kawasan perkotaan. Menurutnya, wilayah pesisir selatan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Konektivitas untuk Pertumbuhan Ekonomi
Pengembangan kawasan pesisir selatan ini sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang terus mendorong percepatan pembangunan jalur Pansela. Keberadaan jalur ini dinilai vital untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta memperkuat akses distribusi barang dan jasa di kawasan selatan Jawa Timur.
"Kita berharap di pesisir ini bisa terwujud pengembangan sarana yang membuat masyarakat lebih produktif dan pada akhirnya semakin sejahtera," ujar Emil.
Untuk merealisasikan proyek strategis tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan bantuan anggaran sekitar Rp18 miliar hingga Rp19 miliar. Dana ini akan digunakan untuk mendukung proses penyiapan lahan pembangunan Pansela.
Emil menjelaskan, jaringan Pansela secara bertahap terus tersambung mulai dari Pacitan, Panggul, Prigi, Popoh, hingga wilayah Malang. Dengan demikian, ke depan kawasan pesisir selatan Jawa Timur dapat terhubung secara berkelanjutan.
Sinergi Kekuatan Ekonomi
Wagub Jatim itu menganalogikan keterhubungan antarkawasan dengan kekuatan seikat lidi. "Ibarat lidi, jika berdiri sendiri mudah dipatahkan. Namun jika terikat menjadi satu akan lebih kuat. Begitu pula kawasan selatan jika terhubung, potensi ekonominya akan semakin besar," katanya.
Pemprov Jatim berharap percepatan pembangunan konektivitas wilayah selatan ini dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : antara